topmetro.news, Langkat – Tokoh Pemuda Kabupaten Langkat, Ahmad Zulfahmi Fikri, meminta selebgram beranama Permata Sari untuk segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terkait konten video yang dianggap telah mencemarkan nama baik Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Langkat.
Sebelumnya, selebgram Permata Sari mengunggah sebuah konten di media sosial, yang menyebut bahwa dirinya mendapat telepon dari oknum pihak Dinas Sosial Kabupaten Langkat.
Dalam unggahan tersebut, ia mengklaim bahwa Dinsos Langkat meminta agar seluruh bantuan dan donasi yang dikumpulkan timnya untuk korban banjir, diserahkan kepada Dinas Sosial untuk didistribusikan. Lebih dari itu, selebgram tersebut juga melontarkan kata-kata kasar seperti ‘kepala otak ayah kau itu’, yang dinilai tidak pantas, dan menyerang nama baik dan martabat instansi pemerintah.
Konten tersebut kemudian memicu beragam reaksi publik dan menimbulkan stigma negatif terhadap Dinas Sosial, seolah-olah pihak pemerintah daerah melakukan intervensi berlebihan terhadap kegiatan donasi masyarakat.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat sebelumnya telah membantah keras bahwa pihaknya pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan. Dinsos menegaskan bahwa mereka justru sangat bersyukur dan menghargai semua pihak yang turut membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir.
Ahmad Zulfahmi Fikri menilai bahwa unggahan sepihak tanpa konfirmasi tersebut telah merugikan nama baik Dinsos dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia mendesak agar selebgram Permata Sari segera memberikan klarifikasi resmi.
“Kita berharap selebgram tersebut membuat klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka. Konten yang hanya mengandalkan asumsi tanpa konfirmasi telah menciptakan stigma negatif terhadap pemerintah daerah. Ini harus diluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan,” tegasnya.
Ahmad Zulfahmi Fikri juga mengingatkan, bahwa di tengah kondisi bencana, semua pihak seharusnya menjaga narasi positif dan bekerja sama. Bukan justru menambah polemik yang dapat memecah belah masyarakat.
Dengan adanya desakan ini, masyarakat berharap agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan secara baik dan tidak lagi menghambat upaya bersama dalam membantu korban banjir di Kabupaten Langkat.
reporter | Rudy Hartono

